Jumat, 28 Agustus 2009

Gara-gara Tidak Ada Titik

Di Indonesia, entah berapa banyak orang yang bernama Budi. Pasti jumlahnya mencapai ribuan, puluhan ribu, bahkan ratusan ribu orang. Berikut ini adalah kisah dua orang yang bernama Budi, dan kebetulan keduanya juga memiliki nama belakang yang sama yaitu Hartono. Kisah berikut ini menggambarkan resiko yang harus dihadapi oleh mereka yang memiliki nama yang sangat umum.


***

Budi Hartono yang pertama, berumur 35 tahun, tinggal di Surabaya, punya istri yang super cerewet dan sangat cemburuan, sudah punya dua orang putra yang masih balita, bekerja di sebuah perusahaan distributor sebagai kepala gudang, dan punya alamat email yaitu budihartono@mail.com.

Budi Hartono yang kedua, baru berumur 20 tahun, sedang kuliah di sebuah perguruan tinggi swasta di Bandung, berwajah ganteng sehingga banyak gadis di kampusnya yang tergila-gila kepadanya, dan punya alamat email yaitu budi.hartono@mail.com.

***

Suatu hari seorang gadis yang sangat tergila-gila kepada Budi Hartono yang kedua, mengirimkan email kepada don juan kampus tersebut. Pesannya adalah seperti berikut ini:

Mas Budi Hartono yang tercinta,
Mas tentunya tahu betapa aku sangat mencintaimu. Meskipun aku tahu bahwa Mas sudah ada yang punya, aku tetap rela menyerahkan segalanya kepadamu. Mas, aku hanya ingin memberitahukan bahwa karena perbuatan kita di vila dua bulan yang lalu itu... sekarang aku positif hamil, Mas. Aku tidak ingin memaksa Mas untuk menikahiku... tapi aku juga tidak ingin anakku ini tidak mempunyai Ayah. Jadi aku harus berbuat apa, Mas? Tolong aku Mas...

Yang selalu mencintaimu sampai akhir dunia,

Sinta

***

Pada hari yang sama, di sebuah rumah di kota Surabaya telah terjadi kasus KDRT (Kekerasan Dalam Rumah Tangga) yang sangat berat. Di mana seorang suami telah dihajar habis-habisan oleh istrinya. Rambut sang suami dibotakin, matanya dicolok, telinganya dijewer, lehernya dicekik, pantatnya ditendang, dan kakinya diinjak. Penyebabnya adalah karena sang istri yang selalu mengawasi setiap hal yang dilakukan oleh suaminya itu, telah menemukan email yang dikirim oleh pacar gelap suaminya. WIL (wanita idaman lain) tersebut meminta pertanggungjawaban suaminya karena telah menghamilinya. Meskipun sang suami tidak mau mengakui perbuatannya, bahkan sampai mengucapkan sumpah demi Allah, si istri tetap tidak mau mendengarkan apapun yang alasan suaminya.

***

Apa yang sebenarnya terjadi ? Sederhana saja. Sinta salah menuliskan alamat email kekasihnya. Ia lupa memberikan titik pada alamat email tersebut.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar